Ini bukan perkara mudah bagaimana menata kota sesuai dengan harapan.

Disurvei oleh Waze sebagai kota termacet ke-2 di dunia dari 32 negara yang disurvei, membuat Kota Bogor dikenal karena kemacetan tersebut.

Walikota Bima Arya tidak menyangkal tentang kesemrawutan tersebut. Hal itu ia iyakan di tengah keadaan yang memang tampak, sementara sebelumnya peringkat pertama kota termacet di Indonesia ia tolak semata-mata karena metode penelitian yang dilakukan serta kemungkinan kesalahan pengukuran yang terjadi.

Menanggapi predikat kota termacet ke-2, Bima kali ini mengakui karena jumlah kendaraan yang terus-menerus meningkat penggunaanya dan tingkat pertambahan jalan yang tidak sepadan.